BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    ABSEN BAGI DIVIDEN, BANK JAGO (ARTO) FOKUS PERKUAT STRUKTUR MODAL

    Terbit Pada

    11 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 30-04-2026, 10:21:am

    13058998

    IQPlus, (11/5) - PT Bank Jago Tbk. (ARTO) resmi memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham dari perolehan laba bersih tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 07 Mei 2026.

    Berdasarkan ringkasan risalah rapat, emiten bank digital berkode ARTO ini membukukan laba bersih sebesar Rp276,23 miliar sepanjang tahun 2025. Dari total laba tersebut, sebesar Rp36 miliar akan dialokasikan sebagai cadangan wajib perusahaan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.

    Sementara itu, sisa laba bersih setelah dikurangi cadangan wajib, yakni sebesar Rp240,2 miliar, disepakati untuk digunakan sebagai modal kerja guna membiayai kegiatan usaha perseroan di masa mendatang.

    "Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 setelah dikurangi penyisihan cadangan wajib sebesar Rp240,2 miliar untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Senin (11/5/2026).

    Keputusan untuk menahan laba ini telah disetujui secara mutlak oleh pemegang saham yang hadir, dengan tingkat kehadiran mencapai 87,94% dari seluruh pemilik hak suara yang sah. Selain agenda penggunaan laba, RUPST juga menetapkan susunan baru direksi dengan mengangkat Nicholas Tan Yanming sebagai Direktur untuk periode 2026-2029.

    Strategi alokasi laba bersih ini menunjukkan fokus Bank Jago dalam memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan di tengah perkembangan ekosistem perbankan digital tanah air. (end)