BANK SULTENG PASTIKAN KEAMANAN TRANSAKSI DIGITAL NASABAH
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
06 November 2026
30958598
IQPlus, (6/11) - PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) memastikan keamanan transaksi digital dan dana nasabah tetap terjaga selama proses pemulihan sistem perbankan yang sedang berlangsung.
"Proses tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan sistem untuk memastikan keamanan dan keandalan infrastruktur teknologi informasi perbankan," kata Direktur Utama Bank Sulteng Ramiyatie pada konferensi pers di Gedung Workshop Bank Sulteng di Palu, Jumat.
Ia menjelaskan selama proses pemeliharaan dan pemulihan sistem berlangsung, pihaknya menjamin tidak ada kerugian nasabah.
Bank Sulteng pun tidak mengalami kerugian, mengingat proses tersebut memang sudah bagian dari kewajiban supaya pelayanan berjalan lancar dan aman.
"Dana nasabah tetap aman dan kami memastikan keamanan transaksi perbankan," ujarnya.
Ia mengemukakan pemeliharaan sistem dilakukan sebagai langkah untuk menjaga stabilitas layanan, sekaligus memastikan infrastruktur teknologi informasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulteng dapat beroperasi secara aman dan optimal.
Di sisi lain, Bank Sulteng mulai memulihkan layanan transaksi secara bertahap.
"Salah satunya dengan kembali mengoperasikan kembali jaringan ATM Bersama yang dapat digunakan nasabah pada pukul 09.00 hingga 17.00 WITA," ucap Ramiyatie.
Menurut dia, nasabah sudah bisa melakukan transfer antarbank melalui mesin ATM Bank Sulteng. Sementara itu melalui mesin ATM bank lain yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama, nasabah dapat melakukan pengecekan saldo, penarikan tunai, dan transfer antarbank.
Ia menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap stabilitas sistem, serta kesiapan infrastruktur teknologi informasi untuk memastikan seluruh layanan perbankan kembali beroperasi secara optimal.
"Manajemen Bank Sulteng juga menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan akibat keterbatasan layanan selama proses pemeliharaan dan pemulihan sistem berlangsung," katanya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
