BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BLES PERKUAT EFISIENSI ENERGI LEWAT PEMANFAATAN PANEL SURYA

Terbit Pada

26 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 14-09-2026, 10:41:am

29852451

IQPlus, (26/10) - PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan merek Blesscon dan Superiore Block, memperkuat efisiensi energi melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di fasilitas produksinya. Total kapasitas terpasang panel surya perseroan saat ini mencapai 4.362 kilowatt-peak (kWp).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengoptimalkan operasional dan mengelola konsumsi energi secara lebih efisien. BLES juga menyatakan inisiatif ini diharapkan dapat mendukung penerapan praktik operasional berkelanjutan.

Selain pemanfaatan energi surya, perseroan mengoptimalkan proses produksi dan utilisasi pabrik untuk mendukung kegiatan usaha. Hingga kuartal III-2026, tingkat utilisasi pabrik BLES mencapai 69%, meningkat dibandingkan 63% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi produksi, BLES menghasilkan 2.902.730 meter kubik bata ringan selama sembilan bulan pertama 2026, naik 10% dibandingkan 2.649.455 meter kubik pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur PT Superior Prima Sukses Tbk, Andrew, mengatakan optimalisasi kapasitas produksi dan jaringan fasilitas menjadi bagian dari upaya perseroan memenuhi kebutuhan pasar.

Saat ini, BLES memiliki kapasitas produksi sekitar 5,6 juta meter kubik per tahun yang didukung enam fasilitas produksi di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara.

Ke depan, perseroan menyatakan akan mengembangkan bisnis secara terukur dan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar. Andrew juga menilai penggunaan bata ringan sebagai produk substitusi bata merah di Indonesia masih relatif rendah sehingga membuka peluang bagi pertumbuhan industri.

Di sisi keuangan, hingga kuartal III-2026 BLES membukukan penjualan Rp1,4 triliun, tumbuh 31% secara tahunan. Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp284 miliar, meningkat 484% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menyebut peningkatan permintaan bata ringan, ekspansi kapasitas produksi, serta optimalisasi utilisasi pabrik menjadi faktor yang menopang pertumbuhan tersebut. (end)