BSI MASLAHAT DAN BSI EDUKASI NASABAH TENTANG ZAKAT DAN PAJAK
Share via
Terbit Pada
11 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 05-02-2026, 09:20:am
06952849
IQPlus, (11/3) - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menggelar Priority Gathering bertajuk "Sahabat Till Jannah: The Golden Path of Purifying Purpose" pada Kamis, 5 Maret 2026 di Grand Ballroom BSI Tower, Jakarta. Acara ini menjadi ruang silaturahmi yang menguatkan nilai spiritual, mendorong kepedulian melalui zakat, sekaligus memperdalam pemahaman finansial syariah bagi para nasabah prioritas BSI.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang menghadirkan suasana khidmat. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan merupakan perjalanan untuk memurnikan tujuan, membersihkan harta, dan memperkuat kepedulian kepada sesama.
Dalam sambutannya, Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk sekaligus Pembina BSI Maslahat, mengajak seluruh nasabah untuk membangun ekosistem kebaikan melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). "Kita perlu menjadikan ZISWAF sebagai model kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan berbagi, kita sedang ikut membangun bangsa," ujarnya.
Gelaran ini semakin bermakna dengan hadirnya sesi talkshow bersama pembicara kredibel, yaitu Astri Natanegeris, Senior Vice President Wealth Management PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk; Dr. Oni Sahroni, Lc., M.A, Dewan Pengawas Syariah BSI; serta Yuki Diwinoto, SE., M.Ak., CPA, BKP, CFP, Senior Partner Expert Tax Consulting. Sesi ini membahas Outlook Emas 2026, strategi pengelolaan keuangan syariah, hingga topik yang sangat relevan bagi para nasabah prioritas, yakni perencanaan perpajakan dan perhitungan zakat.
Dalam pemaparannya, para pembicara menjelaskan bahwa zakat dapat menjadi pengurang pajak. Zakat maal yang dibayarkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) resmi dapat dijadikan pengurang Penghasilan Kena Pajak (PKP) sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia. Di BSI, nasabah dapat menunaikan zakat melalui BSI Maslahat.
Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, BSI Maslahat berwenang menghimpun dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dari masyarakat. Zakat yang dibayarkan melalui BSI Maslahat akan mendapatkan Bukti Setor Zakat (BSZ), yaitu dokumen resmi yang dapat digunakan saat pelaporan SPT Tahunan untuk memperoleh manfaat pengurang pajak. Pesan utama dalam talkshow tersebut menegaskan bahwa membersihkan harta melalui zakat merupakan kehormatan sekaligus peluang meraih keberkahan Ramadan.
Setelah sesi talkshow, para peserta diajak menyaksikan video pendek dari BSI Maslahat yang menampilkan kondisi Aceh pasca bencana banjir dan longsor. Suasana ruangan seketika hening saat gambar demi gambar memperlihatkan rumah yang rusak, tempat ibadah yang tidak lagi layak digunakan, serta warga yang berjuang bangkit di tengah keterbatasan. Banyak hadirin tampak larut dalam keharuan, menyadari besarnya ujian yang dihadapi saudara-saudara di sana.
Melalui video tersebut, BSI Maslahat mengajak para tamu undangan untuk ikut peduli melalui program Berbagi Peralatan Ibadah untuk Sumatra. Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat Aceh kembali beribadah dengan nyaman selama bulan Ramadan.
Para tamu undangan juga diajak berpartisipasi dalam aksi kebaikan dengan berdonasi melalui QRIS Donasi BSI Maslahat yang telah disiapkan di setiap meja serta ditampilkan di layar. Kehadiran QRIS memudahkan para tamu untuk berbagi secara cepat dan praktis. Momen ketika para tamu mengambil ponsel mereka satu per satu dan mengarahkan kamera ke kode QRIS menjadi pemandangan yang hangat, seolah mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari kebaikan di bulan Ramadan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
