BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BSI SIAP GARAP PELUANG PAYROLL SYARIAH DI EKOSISTEM BUMN

Terbit Pada

05 November 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 27-10-2026, 02:35:pm

30844339

IQPlus, (5/11) - Perluasan akses layanan keuangan syariah di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasuki momentum baru. Dukungan Danantara Indonesia yang membuka ruang bagi pegawai BUMN untuk memilih layanan payroll melalui bank syariah menjadi peluang strategis dalam memperkuat inklusi keuangan syariah sekaligus memperluas ekosistem perbankan syariah nasional.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyambut positif dukungan tersebut dengan memperkuat layanan payroll sebagai salah satu strategi pertumbuhan bisnis dan penghimpunan dana murah. Hingga September 2026, jumlah payroll BSI tumbuh 18,50% secara year to date (YTD). Pertumbuhan ini mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang menawarkan kemudahan transaksi, beragam manfaat finansial, serta layanan digital terintegrasi.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, dukungan Danantara Indonesia menjadi momentum penting untuk memperluas pilihan layanan perbankan bagi pegawai BUMN. Kesempatan bagi pegawai untuk memilih bank syariah sebagai mitra pengelolaan keuangan pribadi merupakan langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan syariah di lingkungan BUMN.

"BSI melihat payroll bukan sekadar layanan penerimaan gaji, tetapi juga pintu masuk untuk membangun hubungan finansial jangka panjang dengan nasabah. Kami mengapresiasi dukungan Danantara Indonesia yang membuka kesempatan lebih luas bagi pegawai BUMN untuk memanfaatkan layanan perbankan syariah. Ini menjadi peluang bagi BSI untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang kompetitif, modern, dan sesuai prinsip syariah," ujar Anton.

Dari sisi manfaat, BSI menawarkan berbagai kemudahan bagi pengguna payroll BUMN, antara lain fasilitas bebas biaya transfer BI-FAST hingga 100 kali per bulan. Nasabah juga dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial melalui superapp BYOND by BSI, mulai dari pembukaan rekening, transaksi pembayaran dan transfer, pengajuan pembiayaan, investasi emas, hingga layanan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

Penguatan bisnis payroll juga memberikan kontribusi terhadap kualitas pendanaan Perseroan. Hingga Agustus 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI mencapai Rp389 triliun, dengan komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) sebesar Rp246 triliun. Dana tabungan tercatat mencapai Rp171 triliun. Struktur pendanaan ini memperkuat likuiditas sekaligus mendukung efisiensi biaya dana Perseroan.

Anton menambahkan, BSI terus mengembangkan payroll sebagai bagian dari strategi memperluas ekosistem bisnis dan meningkatkan aktivitas transaksi nasabah. Melalui integrasi dengan BYOND by BSI, nasabah tidak hanya memperoleh kemudahan menerima gaji, tetapi juga akses terhadap berbagai solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun perencanaan masa depan.

"Ke depan, kami ingin payroll BSI menjadi bagian dari solusi finansial pegawai, bukan hanya tempat menerima gaji. Kami terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kapabilitas digital, serta mengoptimalkan infrastruktur teknologi informasi agar mampu memberikan pengalaman perbankan yang semakin mudah, aman, dan nyaman," tambahnya.

Dengan basis nasabah yang telah mencapai 24,3 juta hingga Agustus 2026, BSI optimistis pengembangan segmen payroll akan menjadi salah satu motor pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Perseroan juga melihat peluang besar dari ekosistem BUMN untuk memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah, memperkuat dana murah, serta meningkatkan kontribusi BSI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional. (end)