BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

FREEPORT TARGET TAMBANG KUCING LIAR BEROPERASI PADA 2029

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

14 July 2026

19453351

IQPlus (14/7) - PT Freeport Indonesia menargetkan tambang bawah tanah Kucing Liar yang berlokasi di Mimika, Papua Tengah, akan beroperasi pada 2029.

"Tahun 2029 juga direncanakan bahwa tambang yang sedang kami kembangkan sekarang, yaitu tambang Kucing Liar, akan mulai bisa ditambang," ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII di DPR RI, Jakarta, Selasa.

Tony menjelaskan bahwa tambang Kucing Liar nantinya akan menggantikan tambang Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang mengalami penurunan produksi.

Dikutip dari laman resmi PT Freeport Indonesia, tambang bawah tanah Kucing Liar diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 7 miliar pon tembaga dan 6 juta ons emas selama periode 2029 hingga akhir 2041.

Pada tingkat operasi penuh, produksi tahunan dari tambang bawah tanah Kucing Liar diperkirakan mencapai sekitar 560 juta pon tembaga dan 520 ribu ons emas.

"Sehingga kestabilan atau kelangsungan dari penambangan akan bisa dilanjutkan," ujar Tony.

Dalam RDP yang sebelumnya, Tony mengungkapkan mulanya tambang bawah tanah Kucing Liar direncanakan mulai beroperasi pada 2028. Akan tetapi, insiden longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Mimika, Papua Tengah, pada 8 September 2025, menyebabkan rencana tersebut mengalami penundaan.

Freeport Indonesia telah memulai kegiatan pengembangan tambang jangka panjang untuk Kucing Liar pada Oktober 2021. Perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport setelah 2041 ditargetkan akan memperpanjang umur proyek tersebut.

MoU tentang perpanjangan IUPK PTFI ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2).

Melalui MoU tersebut, pemerintah, FCX dan PTFI menyepakati enam poin, yakni IUPK Freeport akan diubah untuk memberikan perpanjangan hak operasi selama umur cadangan; kemudian, PTFI akan meningkatkan dukungannya bagi masyarakat di Papua, termasuk melalui dukungan pendanaan untuk pembangunan sebuah rumah sakit baru dan dua fasilitas pendidikan di bidang medis. (end/ant)