INDONET (EDGE) RAIH FASILITAS KREDIT USD665 JUTA UNTUK EKSPANSI PUSAT DATA
Share via
Terbit Pada
16 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-02-2026, 10:41:am
07451462
IQPlus, (16/3) - Emiten infrastruktur digital, PT Indointernet Tbk (EDGE), atau Indonet, mengumumkan perolehan fasilitas kredit jumbo senilai USD665.000.000 untuk pengembangan proyek pusat data. Transaksi yang ditandatangani pada 12 Maret 2026 ini melibatkan anak usaha Perseroan dan konsorsium lembaga keuangan internasional.
Fasilitas pinjaman tersebut diterima oleh PT Digital Gayana Ekagrata (DGE) sebagai debitur. Indonet selaku pengendali DGE, bersama dengan PT Ekagrata Data Gemilang (EDG), bertindak sebagai penjamin (guarantor) dalam transaksi ini.
Manajemen Indonet menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung pembangunan proyek pusat data milik DGE guna merespons tingginya permintaan layanan infrastruktur digital. Pinjaman ini memiliki tenor lima tahun sejak penarikan awal dengan tingkat bunga Term SOFR ditambah margin 2,60%.
Adapun lembaga keuangan yang bertindak sebagai pemberi fasilitas antara lain PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank BNP Paribas Indonesia, Clifford Capital Credit Solutions Pte. Ltd., Credit Agricole Corporate and Investment Bank, PT Bank DBS Indonesia, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, Mizuho Bank Ltd., dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Secara nilai, transaksi ini mencerminkan lebih dari 50% ekuitas Perseroan yang tercatat sebesar Rp1,83 triliun per 31 Desember 2025. Meskipun tergolong transaksi material sesuai POJK 17, Perseroan tidak diwajibkan menggunakan penilai independen atau persetujuan RUPS karena merupakan pinjaman langsung dari lembaga keuangan.
"Tidak terdapat dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan, selain kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman secara periodik oleh DGE," tulis Corporate Secretary Indonet, Donauly Elena Situmorang, dalam keterbukaan informasi. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
