BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

IRSX PERLUAS BISNIS AI LEWAT KEMITRAAN DENGAN MINIMAX

Terbit Pada

26 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 23-10-2026, 04:26:pm

29834292

IQPlus, (26/10) - Folago (IRSX) dan MiniMax meresmikan kemitraan strategis lewat penandatanganan penunjukan Folago di Shanghai sebagai distributor strategis MiniMax di Indonesia. Di mana sebelumnya, Folago baru saja melakukan penandatanganan kerja sama dengan YouTube pada tanggal 23 Oktober 2026 lalu.

Melalui kemitraan ini, IRSX menjadi partner resmi Minimax dan dapat menjual kembali token MiniMax sebagai distributor tunggal kepada pengguna di dalam ekosistemnya, sekaligus memperoleh akses ke teknologi MiniMax untuk memperkuat produksi drama pendek.

Penandatanganan digelar dalam acara Signing Ceremony bertajuk "Appointment Strategic Partnership" di Shanghai, dengan penandatangan Direktur Utama Folago Subioto Jingga dan Head of MiniMax B2B Business Hu WeiQi. Langkah ini mengikuti ekspansi Folago ke produksi film dan micro drama berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diumumkan sebulan terakhir.

Dengan penunjukan ini, IRSX menjadi mitra strategis resmi dan satu-satunya distributor MiniMax di Indonesia. Token MiniMax akan dijual kembali melalui ekosistem Folago, yang menurut keterangan perusahaan mencakup lebih dari 250.000 kreator digital dan 125.000 afiliator e-commerce di Indonesia. Basis pengguna itu menjadi saluran distribusi potensial bagi layanan AI MiniMax.

Selain hak distribusi, Folago dapat memakai MiniMax untuk kebutuhannya sendiri di dalam ekosistem, termasuk mempercepat produksi drama pendek, format hiburan vertikal berdurasi satu hingga tiga menit per episode.

Melalui kerja sama ini, Folago (IRSX) berencana menjadi AI Token Factory di Indonesia. Token adalah satuan pemakaian layanan AI: setiap kali kreator, pelaku usaha, atau pengembang menjalankan model AI untuk membuat teks, suara, gambar, atau video, token itulah yang dihitung dan dibayar. Sebagai distributor resmi, Folago ingin menjadi pintu masuk yang mudah bagi pengguna di Indonesia untuk mengakses layanan AI global.

Kemitraan dengan MiniMax menjadi fondasi rencana tersebut. IRSX menargetkan kerja sama dengan berbagai penyedia AI lainnya, sehingga ke depan ekosistemnya dapat menawarkan beragam layanan AI dalam satu jalur distribusi dan menjadikan Folago distributor token AI yang besar di Indonesia. Jaringan kreator, afiliator e-commerce, dan pelaku usaha yang sudah ada di ekosistem Folago menjadi modal awal untuk menjangkau pengguna.

"Kemitraan ini adalah langkah penting bagi Folago untuk menghadirkan teknologi AI kelas dunia kepada kreator, pelaku usaha, dan masyarakat Indonesia. Kami melihat peluang besar untuk membuat akses terhadap AI semakin luas lewat peran kami sebagai AI Token Factory di Indonesia," ujar Direktur Utama Folago (IRSX), Subioto Jingga.

"Indonesia adalah pasar yang dinamis dengan komunitas kreator yang kuat. Kami senang menggandeng Folago sebagai mitra strategis dan distributor tunggal MiniMax di Indonesia, dan berharap kerja sama ini membantu lebih banyak kreator serta pelaku usaha memanfaatkan teknologi MiniMax," kata Head of MiniMax B2B Business, Hu WeiQi.

MiniMax adalah perusahaan kecerdasan buatan asal Shanghai yang berdiri pada Desember 2021. Para pendirinya adalah Yan Junjie (CEO), Yun Yeyi, dan Zhou Yucong, peneliti computer vision asal SenseTime. Pada Maret 2024, MiniMax menghimpun sekitar USD 600 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin Alibaba dengan valuasi USD 2,5 miliar, dengan Tencent, HongShan, dan IDG Capital sebagai investor lain. Sahamnya melantai di Bursa Hong Kong pada 9 Januari 2026 dengan kode 0100.

Produk MiniMax mencakup model bahasa seri M, dengan M3 sebagai yang terbaru (dirilis 1 Juni 2026), lini pembuat video Hailuo, dan MiniMax Audio untuk sintesis suara dan musik. Model video terbarunya, H3, dirilis akhir Juli 2026 dengan resolusi 2K, audio yang dihasilkan bersamaan dengan gambar (dialog, efek suara, musik), dan fitur referensi untuk menjaga konsistensi karakter.

Bagi Folago, kemitraan ini melanjutkan ekspansi di bidang AI. PT Folago Global Nusantara Tbk (IDX: IRSX) menyebut dirinya perusahaan creator economy di bidang AI, media commerce, dan hiburan. Lewat anak usahanya, PT Folago Artificial Intelligence Commerce (FAIC), perusahaan mengembangkan produksi AI micro drama, film, musik, iklan televisi, dan live streaming, termasuk lewat platform KreasiKita.

Direktur Utama Subioto Jingga menyatakan pada 24 September 2026 bahwa teknologi pembuat video AI akan memperkuat kapasitas produksi di segmen micro drama, film, dan musik. Kemitraan ini masuk ke pasar yang sedang tumbuh cepat. Dari sisi bisnis, peran distributor membuka sumber pendapatan baru dari penjualan token di luar produksi konten, sementara akses ke teknologi video MiniMax menambah pilihan mesin produksi bagi FAIC, yang sebelumnya menyebut memakai Dreamina Seedance 2.5. (end)