BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    MENKOP SIAP PERKUAT KOPERASI WUJUDKAN EKONOMI PANCASILA

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    02 June 2026

    15253807

    IQPlus, (2/6) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan siap untuk memperkuat koperasi sebagai pilar utama dalam mewujudkan ekonomi Pancasila, sebagaimana ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.

    Ferry mengatakan arahan Presiden terkait penguatan koperasi menjadi mandat penting bagi Kementerian Koperasi untuk mendorong transformasi ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat.

    "Apa yang disampaikan Presiden Prabowo adalah mandat ideologis sekaligus operasional bagi kami. Kementerian Koperasi siap menerjemahkan arahan tersebut di lapangan," ujar Ferry dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

    Ia menjelaskan salah satu langkah konkret yang akan diakselerasi adalah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi dari tingkat akar rumput.

    Menurut dia, program tersebut diharapkan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

    "Lewat program KDKMP, kita akan memperkuat fondasi ekonomi dari akar rumput, memastikan desa menjadi pusat pertumbuhan baru, dan menjadikan koperasi sebagai benteng utama pertahanan ekonomi warga," katanya.

    Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Senin (1/6), menegaskan pentingnya membumikan ekonomi Pancasila serta menghidupkan kembali peran koperasi sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan.

    Presiden juga menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi selama beberapa dekade terakhir belum sepenuhnya merata dan dinikmati secara adil oleh seluruh masyarakat.

    Selain itu, ia menekankan bahwa penguatan koperasi merupakan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33, yang menempatkan perekonomian sebagai usaha bersama berlandaskan asas kekeluargaan.

    Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat.

    Menurut Presiden, ekonomi Pancasila bukan sekadar konsep, melainkan jalan untuk memastikan kekayaan bangsa benar-benar menjadi sumber kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. (end/ant)