BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT idA UNTUK OBLIGASI RAHARJA ENERGI CEPU

    Terbit Pada

    26 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 16-03-2026, 09:21:am

    08433274

    IQPlus, (26/3) - PEFINDO memberikan peringkat idA untuk rencana penerbitan Obligasi I Tahun 2026 PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) senilai Rp300 miliar dan peringkat idA(sy) untuk rencana penerbitan Sukuk Wakalah I Tahun 2026 RATU senilai Rp500 miliar. Dana hasil penerbitan surat utang tersebut akan digunakan untuk pembiayaan belanja modal pengembangan baru dan pembiayaan kembali kredit perbankan. PEFINDO juga menegaskan peringkat idA dengan prospek stabil untuk RATU.

    Peringkat mencerminkan profil kredit yang kuat dari entitas investasi utamanya, pengelolaan investasi yang baik, dan profil keuangan yang kuat. Peringkat dibatasi oleh portofolio investasi yang terkonsentrasi, serta risiko inheren di sektor berbasis komoditas dan paparan terhadap risiko transisi energi.

    Peringkat dapat dinaikkan jika kualitas kredit entitas investasi utama RATU menguat secara material dengan menghasilkan arus kas dan EBITDA yang signifikan, sekaligus memperbaiki leverage keuangan ke tingkat yang konservatif.

    Kami juga dapat menaikkan peringkat jika RATU memperbesar skala investasinya secara substansial sekaligus mempertahankan profil keuangan yang kuat. Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika pendapatan atau EBITDA Perusahaan jauh di bawah target atau jika RATU menanggung utang lebih banyak dari yang diproyeksikan, yang akan memperburuk ukuran-ukuran struktur permodalan dan perlindungan arus kasnya.

    RATU bergerak di bidang investasi hulu minyak dan gas. RATU mempunyai pengendalian langsung terhadap Production Sharing Contract (PSC) Jabung melalui PT Raharja Energi Tanjung Jabung (RETJ) dengan Participating Interest sebesar 8% yang dioperasikan oleh PetroChina Jabung Ltd, serta mempunyai pengendalian tidak langsung terhadap Cepu PSC dengan Participating Interest sebesar 2,2423% yang dioperasikan oleh ExxonMobil. Jabung PSC dimiliki bersama dengan PetroChina International Jabung Ltd., Petronas Carigali Jabung Ltd., PT Pertamina Hulu Energi Jabung, dan PT GPI Jabung Indonesia.

    Cepu PSC dimiliki bersama dengan PT Pertamina EP Cepu (45%), ExxonMobil Cepu Ltd. (20,5%), Ampolex (Cepu) Pte. Ltd (24,5%), PT Sarana Patra Hulu Cepu (1,0910%), PT Asri Dharma Sejahtera (4,4847%), dan PT Blora Patragas Hulu (2,1820%).

    Per 30 September 2025, pemegang saham Perusahaan terdiri dari PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan kepemilikan 69,6280%, PT Rukun Prima Sarana (0,0037%), dan publik (30,3683%). (end)