BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PENDAPATAN PADA NAIK 81,6% DI SEMESTER I 2026

Terbit Pada

30 September 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 16-09-2026, 02:00:pm

27240178

IQPlus, (30/9) - PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) sebagai perusahaan di bidang jasa tenaga alih daya atau outsourcing, menyampaikan kinerja Laporan Keuangan Tengah Tahunan 2026 (1H-2026) per 30 Juni 2026

Dalam siaran pers PADA (29/9) disebutkan Pendapatan Tumbuh Positif: Pada 1H-2026, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp916,0 miliar, meningkat 81,6% YoY dibandingkan Rp 504,4 miliar pada 1H-2025. Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan skala bisnis Perseroan dan didorong oleh kinerja bisnis Courier Services, project FTTH dan PMO, bisnis Technical Services serta bisnis jasa Call Center.

Lini Courier Services memberikan kontribusi pendapatan terbesar, sementara bisnis Technical Services terus dikembangkan melalui proyek Fiber to the Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA) yang terdiri dari layanan sales, tenaga teknisi instalasi Starlite dan aktivasi IRA (Internet Rakyat), penyediaan tenaga agent Call Center, serta tenaga teknisi untuk pembangunan infrastruktur dan maintenance jaringan FTTH, FWA serta telekomunikasi.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, Beban Pokok Pendapatan meningkat sebesar 81,9% YoY menjadi Rp882,0 miliar dari Rp484,8 miliar. Pertumbuhan Beban Pokok Pendapatan tersebut sejalan dengan peningkatan volume bisnis khususnya pada bisnis Courier Services dan jumlah tenaga kerja yang dikelola Perseroan.

Laba Kotor Meningkat: Laba Kotor pada 1H-2026 mencapai Rp34,0 miliar, meningkat 73,6% YoY dari Rp19,6 miliar pada 1H-2025. Gross Margin menurun menjadi 3,7% pada 1H-2026 dibandingkan 3,9% pada 1H-2025. Perseroan akan terus melakukan optimalisasi terhadap Gross Margin dan Beban Pokok Pendapatan, sehingga pertumbuhan volume bisnis ke depan dapat memberikan kontribusi margin yang semakin baik.

Pertumbuhan Beban Usaha yaitu 41,1% YoY sementara pertumbuhan pendapatan 81,6% YoY: menunjukkan adanya operating leverage pada skala bisnis Perseroan. Biaya gaji dan tunjangan meningkat 34,4% YoY dari Rp?,6 miliar pada 1H-2025 menjadi Rp10,3 miliar pada 1 H-2026.

Laba Bersih Meningkat lebih dari 13 kali lipat: Laba sebelum pajak meningkat 452,7% YoY, dari Rp577,4 juta pada 1H-2025 menjadi Rp3,2 miliar pada 1H-2026. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan, Perseroan membukukan Laba Bersih sebesar Rp1,8 miliar, meningkat 1.239,4% dibandingkan Rp135,2 juta pada 1H-2025. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas