PENGEMBANG WESTOWN VIEW SURABAYA KEJAR PENJUALAN TOWER 1 TUNTAS PADA 2028
Share via
Terbit Pada
14 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 25-06-2026, 04:24:pm
19452589
IQPlus, (14/7) - Pengembang Westown View Apartemen, PT PPRO Sampurna Jaya yang merupakan anak usaha PT PP Properti Tbk (PPRO) terus memperkuat daya saing proyeknya di tengah kondisi pasar properti yang masih bergerak melambat. Strategi yang ditempuh adalah menuntaskan pembangunan Tower 1, mempercepat proses serah terima unit kepada konsumen, serta menghadirkan fasilitas baru untuk meningkatkan nilai kawasan.
Direktur Utama Westown View, Wahyu Setyaningsih, mengatakan fokus perusahaan saat ini adalah menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan seluruh komitmen pembangunan sebelum melakukan ekspansi proyek berikutnya.
"Di tengah kondisi pasar yang belum pulih, kami memilih fokus menyelesaikan proyek yang ada dan memastikan konsumen menerima unit sesuai komitmen," kata Wahyu saat meninjau show unit, di Surabaya, Sabtu (11/7).
Tower 1 Westown View kini telah selesai dibangun seluruhnya. Serah terima unit kepada pembeli telah berlangsung secara bertahap sejak Januari 2025. Dari total 954 unit apartemen dan area komersial yang tersedia, sekitar 70-80 persen telah terjual.
Perseroan optimistis sisa unit akan terserap pasar secara bertahap hingga seluruhnya habis terjual pada 2028. Hal ini karena prospek kawasan Surabaya Barat, khususnya Wiyung, masih menjanjikan seiring berkembangnya infrastruktur.
Kehadiran Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB), akses menuju Tol Surabaya-Mojokerto, serta Tol Gunungsari dinilai meningkatkan konektivitas sekaligus nilai investasi properti di kawasan tersebut. Selain itu,berkembangnya kawasan komersial juga menjadi faktor yang mendorong permintaan hunian di wilayah tersebut.
Westown View juga mencatat adanya perubahan karakter pembeli. Jika sebelumnya didominasi pembeli untuk dihuni sendiri (end-user), kini jumlah investor semakin meningkat karena melihat peluang pendapatan dari bisnis penyewaan apartemen.
"Sekarang banyak pembeli yang mau investasi. Mau disewakan. Saat ini tingkat imbal hasil (rent yield) apartemen sekitar 6 persen per tahun, dengan tarif sewa berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, bergantung pada tipe dan kondisi unit," ungkapya.
Marketing Manager Westown View Apartemen, Teddy Setiawan, mengatakan proyek ini menawarkan tiga tipe hunian, yakni studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur. Selain itu tersedia pula 48 unit loft berkonsep Small Office Home Office (SOHO) yang dapat dimanfaatkan sebagai hunian maupun tempat usaha.
Harga unit dipasarkan mulai Rp450 juta hingga Rp1,3 miliar, tergantung tipe dan lokasi. Dibandingkan saat pertama kali dipasarkan dengan harga Rp350 jutaan, nilai jual apartemen kini mengalami kenaikan seiring perkembangan kawasan dan bertambahnya fasilitas.
Menurut Teddy, minat konsumen saat ini juga lebih banyak mengarah pada unit yang telah dilengkapi furnitur (fully furnished) karena dinilai lebih praktis, baik untuk ditempati maupun disewakan.
Sebagai upaya meningkatkan kenyamanan penghuni sekaligus memperkuat nilai investasi kawasan, Westown View menambah fasilitas pendidikan melalui kehadiran Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) West yang mulai beroperasi pada 13 Juli 2026. Tahap awal sekolah tersebut membuka jenjang Play Group dan Taman Kanak-kanak.
"Kehadiran fasilitas pendidikan diharapkan menciptakan pasar baru, khususnya keluarga muda, tenaga pendidik, maupun profesional yang membutuhkan hunian dekat dengan lokasi aktivitasnya. Ke depan kami juga akan terus menambah fasilitas sesuai pertumbuhan jumlah penghuni," ujar Teddy. (end/ahd)
Riset Terkait
Berita Terkait
