BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERKUAT MODAL, BANK GANESHA ABSEN BAGIKAN DIVIDEN TAHUN BUKU 2025

    Terbit Pada

    02 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 13-01-2026, 09:30:am

    15253807

    IQPlus, (2/6) - PT Bank Ganesha Tbk (Perseroan) memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Seluruh sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan akan dialokasikan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan bank.

    Keputusan tersebut resmi disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Sakura Room, Grand Tropic Suites Hotel, Jakarta Barat, pada Selasa (26/5/2026). Rapat tersebut dihadiri dan terwakili oleh pemilik 19.540.276.509 saham dengan hak suara yang sah, atau setara dengan 81,516% dari seluruh jumlah saham yang dikeluarkan Perseroan.

    Berdasarkan keterangan resmi Notaris Hannywati Gunawan, S.H., dalam Surat Keterangan Nomor 126/N/V/2026, para pemegang saham melalui pemungutan suara terbanyak menyetujui penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 untuk dua peruntukan utama.

    Pertama, sebesar Rp1.000.000.000,- (satu miliar Rupiah) akan disimpan sebagai Dana Cadangan Wajib/Umum sesuai dengan Pasal 25 ayat 1 anggaran dasar Perseroan. Kedua, seluruh sisa dari laba bersih akan dimasukkan ke dalam pos Laba Ditahan (retained earnings).

    "Sisanya disimpan dalam Laba Ditahan untuk memperkuat permodalan Perseroan, sehingga karenanya untuk tahun buku 2025 tidak ada dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan," demikian dikutip dari dokumen hasil keputusan RUPST, Selasa (26/5/2026).

    Keputusan absennya pembagian dividen ini disetujui secara mayoritas oleh pemegang saham yang hadir, dengan persentase suara setuju mencapai 99,984% (atau mewakili 19.537.166.509 saham). Sementara itu, suara tidak setuju hanya sebesar 0,016% (3.110.000 saham), dan tidak ada pemegang saham yang menyatakan abstain.

    Selain menetapkan penggunaan laba bersih, RUPST Bank Ganesha juga menyepakati sejumlah agenda penting lainnya. Di antaranya adalah pengesahan Laporan Keuangan Tahunan tahun buku 2025 yang mendapat opini "Wajar, dalam semua hal yang material" dari Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti & Surja.

    Rapat juga menyetujui pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, serta merombak susunan pengurus. Pemegang saham mengangkat jajaran Direksi dan Dewan Komisaris baru untuk masa jabatan hingga tahun 2028. Nama Setiawan Kumala kembali dipercaya menjabat sebagai Presiden Direktur, didampingi Marcello Theodore Taufik sebagai Presiden Komisaris. Beberapa nama baru di jajaran manajemen diwajibkan efektif setelah mendapat kelulusan uji kemampuan dan kepatutan (Fit and Proper Test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (end)