BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PTP NONPETIKEMAS TINGKATKAN LAYANAN DI PELABUHAN TANJUNG PANDAN

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    14 April 2026

    10356346

    IQPlus, (14/4) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memperkuat perannya dalam mendukung distribusi komoditas strategis nasional, salah satunya melalui peningkatan layanan bongkar muat bijih timah di Pelabuhan Tanjung Pandan.

    Langkah ini dilakukan lewat kerja sama dengan PT TIMAH Tbk sebagai salah satu pemain utama di industri timah.

    Kolaborasi ini difokuskan untuk mempercepat proses operasional sekaligus menjaga kelancaran distribusi komoditas unggulan dari wilayah Bangka Belitung.

    Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PTP Nonpetikemas menghadirkan layanan kepelabuhanan multipurpose yang terintegrasi.

    Seluruh operasional juga didukung fasilitas yang memadai serta standar kerja yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan efisiensi.

    Dari sisi kinerja, aktivitas bongkar muat bijih timah di Pelabuhan Tanjung Pandan terus menunjukkan peningkatan.

    Volume yang tercatat pada 2023 sebesar 3.293 ton naik menjadi 5.290 ton di 2024, lalu kembali meningkat ke 8.558 ton pada 2025.

    Tahun 2026 ini, volumenya ditargetkan mencapai sekitar 13.000 ton.

    Sebagai gambaran di lapangan, pada Kamis, 9 April 2026 pukul 00.40 WIB, Tongkang Priok yang ditarik Tugboat S26 sandar di Dermaga 08 dengan membawa muatan sekitar 450 ton bijih timah.

    Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga arus logistik tetap lancar dan efisien.

    Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan, Asep Mardiyana menyampaikan bahwa peningkatan kinerja ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan operasional yang prima serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

    "PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bongkar muat melalui optimalisasi fasilitas, penguatan proses operasional, serta penerapan standar HSSE yang ketat. Kolaborasi dengan PT TIMAH Tbk menjadi bagian penting dalam memastikan rantai logistik bijih timah berjalan lebih efisien, andal, dan berkelanjutan," ujar Asep. (end)