PURBAYA YAKIN INVESTIGASI DAGANG AS TAK GANGGU PROSPEK RI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
13 March 2026
07155248
IQPlus, (13/3) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis investigasi dagang yang dilakukan oleh Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) tak mengganggu prospek perdagangan Indonesia.
Purbaya menilai investigasi tersebut merupakan hal yang lazim dalam hubungan dagang internasional, sehingga ia tak mengambil sikap lebih lanjut mengenai penyelidikan tersebut.
"Saya pikir tidak apa-apa (investigasi dagang). Investigasi itu hal yang biasa,"ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat.
Menurut Menkeu, Indonesia masih memiliki keunggulan relatif dalam perdagangan dengan AS, terutama karena harga barang dari Indonesia lebih kompetitif dibandingkan produk asal Amerika.
Kondisi itu pun ditopang oleh biaya tenaga kerja yang lebih rendah, sehingga memberi daya saing tersendiri bagi Indonesia.
Hal itu yang membuat neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus terhadap AS.
Sementara itu, terkait potensi kenaikan tarif yang kerap dihubungkan dengan status surplus perdagangan suatu negara terhadap AS, Purbaya mengatakan, Indonesia tidak akan terdampak secara signifikan bila kenaikan tarif diberlakukan secara setara dengan negara-negara lain.
Namun, situasinya akan berbeda apabila tarif yang dikenakan kepada Indonesia lebih tinggi dibanding negara sejawat. Selisih tarif yang cukup besar, misalnya hingga 10 persen, berpotensi memberikan tekanan terhadap perdagangan Indonesia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
