BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

RLCO JALANKAN REALISASI DANA IPO SESUAI ROADMAP BISNIS HINGGA 2027

Terbit Pada

14 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 18-06-2026, 04:32:pm

19440933

IQPlus, (14/7) - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (IDX: RLCO) terus merealisasikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sesuai roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga tahun 2027. Hingga 30 Juni 2026, Perseroan telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp57,74 miliar dari total dana bersih hasil IPO sebesar Rp100,23 miliar, seluruhnya sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam Prospektus.

Dana hasil IPO tersebut digunakan untuk mendukung pengadaan persediaan (pembelian bahan baku) melalui PT Realfood Winta Asia sebagai entitas anak Perseroan. Penggunaannya dilakukan secara bertahap mengikuti kebutuhan operasional dan tahapan implementasi yang telah direncanakan guna mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Edwin Pranata, mengatakan bahwa pengelolaan dana hasil IPO merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mengoptimalkan modal yang dipercayakan investor.

"Kami berkomitmen mengelola dana hasil IPO secara disiplin, efektif, dan bertanggung jawab. Setiap realisasi penggunaan dana dilakukan berdasarkan roadmap bisnis yang telah ditetapkan hingga tahun 2027 sehingga dapat mendukung kebutuhan operasional Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," ujar Edwin.

Hingga akhir Juni 2026, Perseroan masih memiliki sisa dana hasil IPO sebesar Rp42,49 miliar dari total dana bersih yang diperoleh. Dana tersebut ditempatkan pada rekening giro Perseroan guna menjaga likuiditas dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai target waktu penggunaan dana hingga tahun 2027.

Direktur PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Dwiadi Prastian Hadi, menegaskan bahwa realisasi penggunaan dana hingga semester pertama tahun 2026 berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami perubahan dari alokasi yang telah disampaikan kepada publik.

"Realisasi penggunaan dana hasil IPO hingga periode pelaporan masih berada dalam jalur yang telah direncanakan. Sisa dana tetap ditempatkan pada rekening giro Perseroan untuk menjaga fleksibilitas dan likuiditas sehingga siap digunakan sesuai tahapan implementasi. Hingga saat ini tidak terdapat perubahan maupun deviasi terhadap rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam Prospektus," jelasnya.

Perseroan secara berkala menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal sekaligus implementasi prinsip keterbukaan informasi dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Sejalan dengan roadmap bisnis hingga tahun 2027, RLCO akan terus mengoptimalkan penggunaan dana hasil IPO untuk memperkuat operasional, menjaga ketersediaan bahan baku, serta mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (end)