BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    TBS ENERGI BERENCANA GELAR BUYBACK SAHAM

    Terbit Pada

    11 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 11-03-2026, 09:21:am

    06929507

    IQPlus, (11/3) - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham.

    Dalam prospektus ringkasnya Selasa (11/3) disebutkan Perkiraan jumlah saham dalam Pembelian Kembali Saham adalah sebesar 815.802.093 lembar saham atau mewakili sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan dengan dana sebesar Rp448,6 miliar dari kas internal.

    Aksi korporasi ini dilakukan dengan pertimbangan Harga Saham Perseroan pada saat ini belum mencerminkan nilai sebenarnya dan potensi pertumbuhan Perseroan. Rencana Pembelian Kembali Saham ini bertujuan untuk menunjukkan publik bahwa Perseroan memiliki keyakinan dan kepercayaan yang kuat atas pertumbuhan Perseroan.

    Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan dapat memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola stabilitas harga saham Perseroan agar dapat mencerminkan nilai/kinerja Perseroan sebenarnya dan Dengan mempertimbangkan pelaksanaan rencana Pembelian Kembali Saham serta perkembangan kinerja Perseroan kedepannya, Perseroan dapat juga mendorong efisiensi dan efektifitas sehubungan dengan fasilitasi pengembalian kelebihan dana kepada para pemegang sahamnya. Selain itu Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan dapat berdampak positif bagi para Pemegang Saham Perseroan dari segi laba per Saham Perseroan.

    Adapun Periode Pembelian Kembali Saham akan berlangsung dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah tanggal RUPSLB rencananya mulai 17 April 2026 sampai dengan 17 April 2027 selain itu TOBA berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak penurunan pendapatan yang bersifat material terhadap kegiatan usaha Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melakukan pembiayaan Pembelian Kembali Saham bersamaan dengan kegiatan usahanya.

    Namun TOBA akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 16 April 2026. (end)