bonds

    Fixed Income Daily Notes 03 Jun 2026

    Perusahaan

    Fixed Income

    Terbit Pada

    03 June 2026 - 10.13am
    vector
    pdf icon

    PDF

    Fixed Income Daily Notes 03 Jun 2026

    Lihat

    Terakhir diperbarui: 07-06-2026, 02:22

    Americas

    Sentimen konsumen AS tetap lemah, mencerminkan kehati-hatian ekonomi. Indeks optimisme ekonomi AS turun tipis ke 42,5 pada Juni 2026 dan bertahan di bawah level netral, menandakan pesimisme yang berlanjut di kalangan konsumen. Pelemahan terutama terlihat pada ekspektasi ekonomi ke depan, sementara pandangan terhadap kondisi keuangan pribadi relatif stabil, mencerminkan ketidakpastian prospek ekonomi meski fundamental rumah tangga belum sepenuhnya melemah.

                                                       

    JOLTS kuat, pasar tenaga kerja AS tetap solid dorong bias hawkish. Jumlah lowongan kerja AS naik signifikan ke 7,6 juta pada April 2026—tertinggi sejak akhir 2024—menegaskan ketahanan pasar tenaga kerja di tengah tekanan biaya energi, dengan peningkatan terutama di sektor jasa profesional. Kondisi ini memperkuat narasi ekonomi yang masih solid dan mendukung stance kebijakan moneter yang tetap ketat, meski aktivitas hiring dan separasi cenderung stabil.

    Yield UST naik didorong data ekonomi kuat dan risiko inflasi. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun kembali naik ke atas 4,45% seiring data tenaga kerja dan aktivitas manufaktur yang solid memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang tetap ketat. Tekanan ini diperkuat oleh ketidakpastian geopolitik AS–Iran yang menahan penurunan harga energi, sehingga menjaga risiko inflasi tetap tinggi dan mendorong pasar untuk mempertahankan ekspektasi suku bunga lebih tinggi lebih lama.

     

    Europe

    Inflasi Zona Euro meningkat, kredit rumah di UK meningkat. Inflasi Zona Euro naik ke 3,2% pada Mei 2026 dengan tekanan yang semakin luas, tercermin dari kenaikan inflasi inti dan sektor jasa, memperkuat ekspektasi pengetatan ECB ke depan. Sementara itu di Inggris, aktivitas kredit perumahan menunjukkan ketahanan dengan kenaikan mortgage approvals, meski kenaikan suku bunga tetap berpotensi menahan permintaan, mencerminkan dinamika ekonomi yang masih cukup resilient di tengah tekanan inflasi.

    Yield Eropa bergerak mixed di tengah dinamika inflasi dan geopolitik. Yield Bund Jerman stabil di sekitar 2,95% mendekati level terendah dua bulan terakhir seiring penurunan harga minyak dan ketidakpastian arah negosiasi Timur Tengah, meski inflasi Zona Euro yang meningkat menjaga ekspektasi kenaikan suku bunga ECB. Sementara itu, yield Gilt Inggris turun ke kisaran 4,85% seiring sikap wait-and-see investor di tengah sinyal pelemahan ekonomi domestik, meski tekanan inflasi dan ekspektasi pengetatan kebijakan Bank of England masih tetap terjaga.

    Asia

    Aktivitas manufaktur Asia-Pasifik menunjukkan divergensi. Indeks manufaktur Australia masih berada di zona kontraksi meski membaik, mencerminkan tekanan berlanjut dari biaya input tinggi, gangguan rantai pasok, dan lemahnya permintaan. Sebaliknya, sektor manufaktur Singapura tetap ekspansif dengan PMI naik ke 51,0 didukung peningkatan pesanan baru dan permintaan ekspor, meski tekanan biaya dan keterlambatan pasokan masih menjadi tantangan, menandakan pemulihan yang lebih solid namun tetap rentan terhadap dinamika global.

    Yield Jepang turun, Australia tetap rendah di tengah ekspektasi kebijakan. Yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun turun ke sekitar 2,66% seiring kehati‑hatian pasar terhadap arah kebijakan BOJ meski tekanan inflasi dan pelemahan yen masih membuka ruang pengetatan, sementara ketidakpastian geopolitik tetap membayangi. Di Australia, yield 10 tahun bertahan di kisaran 4,8% mendekati level terendah beberapa minggu terakhir seiring inflasi yang lebih rendah dan pelemahan data konsumsi serta tenaga kerja yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga RBA.