bonds

Fixed Income Daily Notes 2 Oct 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

02 October 2026 - 07.45am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 2 Oct 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 03-10-2026, 01:20

Americas

Aktivitas manufaktur AS tetap kuat meski tekanan biaya meningkat. ISM Manufacturing PMI turun tipis menjadi 54,5 pada September 2026 dari 54,6 pada Agustus, namun masih menunjukkan ekspansi yang solid dengan kenaikan pesanan baru dan ketenagakerjaan. Di sisi lain, komponen harga melonjak tajam ke 77,9, mencerminkan meningkatnya tekanan biaya akibat kenaikan harga energi, tarif impor, serta bahan baku seperti baja dan aluminium. Kondisi ini menunjukkan sektor manufaktur AS masih resilien, tetapi risiko inflasi tetap tinggi sehingga The Fed akan cenderung higher for longer.

Harga minyak kembali naik di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Harga minyak Brent naik di atas USD 102 per barel setelah muncul laporan bahwa AS mempertimbangkan pengerahan tambahan aset militer ke Timur Tengah, meningkatkan risiko eskalasi konflik dengan Iran dan potensi gangguan pasokan energi. Meski arus ekspor minyak Timur Tengah telah pulih mendekati level sebelum konflik, pasar masih meragukan keberlanjutan pemulihan tersebut selama belum tercapai kesepakatan yang permanen antara AS dan Iran.

Yield UST bertahan di level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Yield UST tenor 10 tahun melandai ke 5,26% didorong oleh kekhawatiran inflasi yang masih persisten akibat tingginya harga energi, kondisi ekonomi AS yang tetap solid, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek fiskal dan utang pemerintah AS. Meski peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober menurun setelah data inflasi yang lebih moderat, pasar masih sepenuhnya memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini.

Europe

Pasar tenaga kerja Eurozone tetap stabil, sementara sektor manufaktur terus menguat. Tingkat pengangguran Eurozone bertahan di 6,4% pada Agustus 2026, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif solid meskipun jumlah pengangguran meningkat tipis. Di sisi lain, PMI manufaktur Eurozone naik ke 52,9 pada September, level tertinggi sejak Mei 2022, didorong oleh peningkatan pesanan baru, permintaan ekspor, dan aktivitas produksi yang lebih kuat.

Yield obligasi Eropa kembali mendekati level tertinggi multi-tahun. Yield Gilt Inggris tenor 10 tahun naik ke sekitar 5,5%, level tertinggi sejak 2007, sementara yield Bund Jerman kembali bergerak di atas 3,6%, didorong oleh kekhawatiran inflasi akibat tingginya harga energi dan ekspektasi suku bunga yang akan bertahan tinggi lebih lama. Di kawasan Eurozone, kenaikan biaya pinjaman juga mulai meningkatkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan fiskal negara-negara dengan tingkat utang tinggi seperti Prancis, yang mencatat lonjakan yield ke level tertinggi sejak 2008 di tengah rencana konsolidasi fiskal dan kebutuhan pembiayaan yang besar.

Asia

Pasar tenaga kerja Jepang tetap ketat meski inflasi terus meningkat. Tingkat pengangguran Jepang naik tipis menjadi 2,5% pada Agustus 2026 dari 2,4% pada bulan sebelumnya, namun rasio lowongan kerja terhadap pelamar yang bertahan di 1,18 menunjukkan permintaan tenaga kerja masih solid. Di sisi lain, inflasi inti Tokyo melonjak menjadi 2,7% YoY pada September dan inflasi inti inti (core-core CPI) naik ke 3,0%, menandakan tekanan harga semakin meluas di tengah kenaikan biaya energi.

Yield Jepang dan Australia kembali mendekati level tertinggi multi-tahun. Yield JGB tenor 10 tahun naik di atas 3,1% setelah data ekonomi Jepang yang kuat dan sinyal hawkish dari BoJ memperkuat ekspektasi percepatan normalisasi kebijakan moneter. Sementara itu, yield obligasi Australia tenor 10 tahun kembali naik di atas 5,4% mengikuti kenaikan yield UST, meskipun inflasi Agustus yang lebih rendah telah mengurangi peluang kenaikan suku bunga RBA dalam waktu dekat. Secara keseluruhan, ekspektasi suku bunga global yang tetap tinggi serta risiko inflasi dari sektor energi masih menjadi faktor utama yang menjaga tekanan pada pasar obligasi kawasan.