bonds

Fixed Income Daily Notes 7 Jul 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

07 July 2026 - 08.00am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 7 Jul 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 09-07-2026, 02:18

Americas

Aktivitas sektor jasa AS tetap ekspansif meski laju pertumbuhan mulai melambat. ISM Services PMI turun tipis ke 54,0 pada Juni 2026 dari 54,5 pada Mei, mencerminkan perlambatan aktivitas bisnis dan pesanan baru, namun masih menunjukkan ekspansi yang solid. Di sisi lain, tekanan harga mereda ke level terendah empat bulan dan indikator ketenagakerjaan kembali ekspansif, sementara survei S&P Global menunjukkan sektor jasa tetap tumbuh didukung peningkatan permintaan dan optimisme bisnis meski biaya operasional masih relatif tinggi.

Harga minyak bertahan di bawah USD69 per barel di tengah kekhawatiran surplus pasokan. Crude oil bergerak di bawah USD69 per barel, mendekati level terendah dalam lebih dari empat bulan, seiring pulihnya arus pengiriman energi melalui Selat Hormuz dan keputusan OPEC+ untuk kembali meningkatkan produksi bulan depan. Sentimen juga tertekan setelah Saudi Aramco memangkas harga jual resmi minyak Arab Light untuk pembeli Asia, mengindikasikan kondisi pasar yang lebih lemah dan ekspektasi pasokan global yang semakin melimpah.

                                                   

Yield UST 10 tahun bertahan di kisaran 4,48% menjelang rilis risalah FOMC. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun bergerak sedikit lebih rendah di sekitar 4,48% setelah data sektor jasa menunjukkan pertumbuhan yang masih solid namun mulai melambat, disertai meredanya tekanan harga dan perbaikan pasar tenaga kerja. Pelemahan pasar tenaga kerja AS pada pekan sebelumnya serta turunnya harga energi mendorong pasar kembali meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, dengan perhatian investor kini tertuju pada risalah FOMC untuk mencari petunjuk arah suku bunga The Fed selanjutnya.

 

Europe

Harga produsen Zona Euro melambat, penjualan ritel kembali tumbuh. Harga produsen (PPI) Zona Euro naik 0,2% MoM pada Mei 2026, melambat dari 0,7% pada April seiring turunnya harga energi dan moderasinya tekanan biaya di sektor industri. Sementara itu, penjualan ritel meningkat 0,2% MoM setelah mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya, menunjukkan konsumsi rumah tangga masih relatif bertahan meski aktivitas ekonomi kawasan belum sepenuhnya pulih.

Yield obligasi Eropa cenderung stabil di tengah meredanya ekspektasi pengetatan moneter. Imbal hasil Bund Jerman tenor 10 tahun bertahan di kisaran 2,92%, sementara gilt Inggris bergerak di sekitar 4,75%, dengan pasar semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga ECB dan BoE setelah inflasi melandai, harga energi turun, serta data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan. Investor kini lebih fokus pada prospek kebijakan moneter global dan kebutuhan pembiayaan pemerintah yang masih tinggi di sejumlah negara maju.

Asia

Cadangan devisa Jepang turun ke USD1,29 triliun pada Juni 2026. Cadangan devisa Jepang berkurang USD18,4 miliar menjadi USD1,287 triliun pada akhir Juni 2026, memperpanjang penurunan tajam yang terjadi pada bulan sebelumnya. Meski tetap menjadi salah satu yang terbesar di dunia, tren penurunan ini terjadi di tengah tekanan pada yen dan meningkatnya perhatian pasar terhadap stabilitas pasar keuangan serta kebijakan valuta asing Jepang

Yield obligasi Jepang naik ke level tertinggi sejak 1997, sementara Australia melemah tipis. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik di atas 2,8% dan mencapai level tertinggi sejak 1997, didorong kekhawatiran pasar terhadap peningkatan belanja fiskal, kebutuhan penerbitan utang yang lebih besar, serta tekanan pelemahan yen yang memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan BOJ. Sementara itu, yield Australia tenor 10 tahun turun ke bawah 4,8% karena pasar semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga setelah data tenaga kerja AS yang lebih lemah dan penurunan harga minyak meredakan tekanan inflasi global.