bonds

Fixed Income Daily Notes 2 Jul 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

02 July 2026 - 08.51am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 2 Jul 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 04-07-2026, 03:13

Americas

Ketua The Fed tegaskan fokus pada stabilitas harga meski risiko inflasi mereda. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa pemulihan inflasi menuju target 2% tetap menjadi prioritas utama bank sentral AS, meskipun risiko inflasi mulai berkurang dalam beberapa pekan terakhir. Warsh juga menekankan independensi The Fed dalam menentukan kebijakan moneter serta menyatakan bahwa keputusan suku bunga ke depan akan sepenuhnya bergantung pada data ekonomi yang ada.

                                                   

Harga emas melonjak di tengah ketidakpastian kebijakan The Fed. Emas naik sekitar 2% setelah Ketua The Fed Kevin Warsh kembali menegaskan komitmen bank sentral mengembalikan inflasi ke target 2% tanpa memberikan panduan suku bunga ke depan, sementara ketidakpastian proses perdamaian AS–Iran turut meningkatkan permintaan aset safe haven.

Yield UST 10 tahun turun ke 4,47% meski ekspektasi kenaikan suku bunga masih bertahan. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun turun ke 4,47% setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menyatakan risiko inflasi mulai mereda, didukung oleh penurunan harga energi dan melunaknya tekanan harga pada sektor manufaktur. Namun, data tenaga kerja yang tetap solid menjaga ekspektasi pengetatan moneter, dengan pasar masih memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun.

 

Europe

Inflasi Zona Euro turun ke 2,8%, memperkuat sinyal meredanya tekanan harga. Inflasi Zona Euro melambat ke 2,8% YoY pada Juni 2026 dari 3,2% pada Mei, didorong perlambatan harga energi, jasa, serta makanan, sementara inflasi inti turun ke 2,4%. Di sisi lain, sektor manufaktur tetap berada di zona ekspansi untuk bulan kelima berturut-turut meski pertumbuhannya sedikit melambat, menunjukkan aktivitas ekonomi masih relatif resilien di tengah tekanan geopolitik yang berkurang.

Yield di Eropa naik mengikuti pergerakan Treasury AS. Imbal hasil obligasi Inggris tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,8%, sementara Bund Jerman kembali menembus 2,9%, didorong penguatan yield Treasury AS setelah data tenaga kerja AS yang solid mempertahankan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Meski tekanan inflasi di Eropa mulai mereda dan harga energi menurun, pasar tetap mencermati arah kebijakan bank sentral global serta perkembangan prospek fiskal dan ekonomi di kawasan.

Asia

Kepercayaan konsumen Jepang membaik, inflasi Korea Selatan naik ke level tertinggi sejak 2023. Indeks keyakinan konsumen Jepang naik ke 33,8 pada Juni 2026, tertinggi sejak Februari, didorong perbaikan persepsi terhadap kondisi ekonomi dan pasar kerja meski masih sedikit di bawah ekspektasi pasar. Sementara itu, inflasi Korea Selatan meningkat ke 3,2% YoY, tertinggi sejak Desember 2023, didorong kenaikan biaya energi dan pelemahan won yang terus mendorong tekanan harga di atas target bank sentral.

Inflasi Korea Selatan naik ke 3,2%, tertinggi sejak akhir 2023. Inflasi Korea Selatan meningkat menjadi 3,2% YoY pada Juni 2026 dari 3,1% pada bulan sebelumnya, didorong oleh kenaikan biaya energi, bahan baku, dan pelemahan won yang terus mendorong tekanan harga di atas target bank sentral. Meski demikian, inflasi bulanan melambat menjadi 0,1% MoM, mengindikasikan laju kenaikan harga mulai lebih terkendali dibanding bulan sebelumnya.

Yield JGB naik ke atas 2,7% di tengah pelemahan yen ke level terendah dalam beberapa dekade. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun mencapai level tertinggi tiga pekan seiring pelemahan yen ke atas 162,5 per USD yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh BOJ. Di saat yang sama, ketahanan ekonomi Jepang tercermin dari membaiknya kepercayaan manufaktur, meski pasar tetap mencermati potensi intervensi pemerintah untuk menstabilkan mata uang.