bonds

Fixed Income Daily Notes 22 Jul 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

22 July 2026 - 08.07am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 22 Jul 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 25-07-2026, 07:13

Americas

Trump perkecil peluang diadakannya dialog dengan Iran. Presiden Trump memperkecil peluang dimulainya kembali dialog dengan Iran dalam waktu dekat dan menegaskan operasi militer akan terus berlanjut, sementara kelompok Houthi yang didukung Iran mengancam jalur pelayaran di Laut Merah dan Iran tetap melanjutkan aksinya di Selat Hormuz. Kondisi tersebut terus mendorong harga minyak bertahan di level tinggi dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global serta tekanan inflasi dalam jangka pendek.

Harga minyak bertahan di dekat USD85 per barel di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan global0. Kenaikan harga minyak didorong oleh berlanjutnya konflik AS–Iran, ancaman terhadap jalur pelayaran di Laut Merah dan Selat Hormuz, serta serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah dan kawasan Laut Hitam. Meskipun persediaan minyak mentah AS meningkat pada pekan lalu, kekhawatiran terhadap gangguan distribusi global dan rendahnya cadangan strategis AS terus menopang harga minyak pada level tertinggi dalam sekitar enam minggu terakhir.

Yield UST naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,63% seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga energi yang dipicu eskalasi konflik AS–Iran. Pasar masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September tetap terbuka, meskipun The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC pekan depan.

Europe

Sentimen ekonomi Zona Eropa membaik, pasar tenaga kerja Inggris tetap solid. Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Eurozone naik ke 23,4 pada Juli 2026, tertinggi dalam lima bulan terakhir, mencerminkan membaiknya optimisme pelaku pasar seiring harapan meredanya ketegangan geopolitik dan turunnya ekspektasi inflasi. Sementara itu, tingkat pengangguran Inggris bertahan di 4,9% dan pertumbuhan lapangan kerja melebihi ekspektasi, menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup resilien meskipun ekonomi menghadapi tantangan dari suku bunga yang tinggi dan ketidakpastian global.

Yield obligasi Eropa bertahan tinggi menjelang pertemuan ECB. Yield gilt Inggris tenor 10 tahun berada di atas 5,0% dan Bund Jerman tenor 10 tahun bertahan di sekitar 3,15% seiring tingginya harga minyak yang terus memicu kekhawatiran inflasi akibat ketegangan di Timur Tengah. Pasar saat ini masih memperkirakan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh BoE dan ECB, meskipun ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan ini sambil menunggu perkembangan data ekonomi dan inflasi berikutnya.

Asia

Data Jepang dan Korea Selatan menunjukkan arah yang berbeda. Jepang mencatat defisit perdagangan sebesar JPY406,9 miliar pada Juni 2026 karena lonjakan impor yang didorong kuatnya permintaan domestik dan kenaikan biaya energi, sementara yen melemah ke level terendah sejak 1986 terhadap dolar AS. Di sisi lain, inflasi produsen Korea Selatan tetap tinggi di 8,6% YoY, mencerminkan masih kuatnya tekanan biaya terutama dari sektor energi, manufaktur, dan jasa.

Yield JGB naik di tengah meningkatnya risiko inflasi energi. Yield obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik ke sekitar 2,73% seiring kenaikan harga minyak akibat berlanjutnya konflik AS–Iran yang meningkatkan kekhawatiran terhadap biaya impor energi Jepang. Di saat yang sama, pelemahan yen yang masih berada di dekat level terendah dalam beberapa dekade turut memperbesar tekanan inflasi, sehingga pasar semakin mencermati potensi normalisasi kebijakan moneter lanjutan oleh Bank of Japan.