bonds

Fixed Income Daily Notes 9 Oct 2026

Perusahaan

Fixed Income

Terbit Pada

09 October 2026 - 07.46am
vector
pdf icon

PDF

Fixed Income Daily Notes 9 Oct 2026

Lihat

Terakhir diperbarui: 11-10-2026, 04:54

Americas

Pasar tenaga kerja AS tetap menunjukkan ketahanan. Klaim pengangguran awal di AS turun 2.000 menjadi 197.000 pada pekan yang berakhir 3 Oktober 2026, lebih baik dari ekspektasi pasar dan menjadi level terendah sejak Juli, sementara continuing claims naik tipis menjadi 1,716 juta. Data tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja masih kuat dan konsisten dengan pandangan The Fed bahwa kondisi ketenagakerjaan tetap mendekati full employment.

Harga minyak bertahan di kisaran USD 91 per barel di tengah risiko geopolitik yang masih tinggi. Harga minyak sempat menguat setelah muncul laporan bahwa AS telah menyiapkan opsi serangan terhadap Iran, meskipun Presiden Trump menyatakan AS masih terlibat dalam pembicaraan yang konstruktif dengan Teheran dan tidak berencana melakukan serangan sebelum pemilu sela. Di sisi lain, gangguan pasokan juga datang dari Badai Isaias yang memaksa penghentian sementara produksi sekitar 1,3 juta barel per hari di Teluk Meksiko, sementara serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz masih berlanjut.

Yield UST bertahan di dekat level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Yield UST tenor 10 tahun berada di sekitar 5,28% setelah sempat menyentuh level tertinggi 24 tahun di 5,35%, meskipun koreksi harga minyak dan kuatnya permintaan pada lelang obligasi tenor 10 tahun membantu meredakan tekanan kenaikan yield. Risalah FOMC menunjukkan mayoritas pejabat The Fed masih memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini, sementara peluang kenaikan suku bunga pada Desember berada di sekitar 69%. Kenaikan yield juga mendorong suku bunga KPR tetap 30 tahun AS naik ke 7,4%, level tertinggi sejak November 2023.

Europe

Risalah ECB menunjukkan sikap tetap hati-hati meski risiko inflasi masih tinggi. Pejabat ECB menilai risiko inflasi masih cenderung mengarah ke atas saat memutuskan kenaikan suku bunga pertama sejak 2023 pada pertemuan September, terutama di tengah ketidakpastian akibat konflik AS-Iran dan perang Rusia-Ukraina. Namun, para pembuat kebijakan menekankan pentingnya untuk tidak memberikan panduan mengenai arah suku bunga ke depan dan tetap membuka seluruh opsi kebijakan, mengingat tingginya ketidakpastian terhadap prospek inflasi.

Yield obligasi Eropa kembali naik di tengah meningkatnya risiko inflasi. Yield Gilt Inggris tenor 10 tahun naik mendekati 5,5%, level tertinggi sejak 2007, seiring kenaikan harga minyak di atas USD 100 per barel yang memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama dari BoE, ECB, dan The Fed. Sementara itu, yield Bund Jerman naik ke sekitar 3,5% dan yield OAT Prancis kembali mendekati 4,8% di tengah kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan ketidakpastian politik di sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Spanyol, dan Italia.

Asia

Ekspektasi inflasi Australia meningkat, sementara konsumsi rumah tangga Jepang masih lemah. Ekspektasi inflasi konsumen Australia naik menjadi 5,3% pada Oktober 2026, level tertinggi sejak Juni, seiring inflasi inti yang masih berada di atas target RBA dan kenaikan suku bunga acuan menjadi 4,60% pada pertemuan Oktober. Sementara itu, pengeluaran rumah tangga Jepang turun 3,1% YoY pada Agustus, menandai kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut meskipun laju penurunannya lebih baik dibandingkan ekspektasi pasar dan bulan sebelumnya.

Yield Jepang dan Australia tetap berada di level tinggi. Yield JGB tenor 10 tahun turun ke bawah 3,1% setelah pasar mencermati sinyal BoJ yang masih membuka ruang kenaikan suku bunga secara bertahap, didukung oleh pertumbuhan upah riil yang terus menguat. Sementara itu, yield obligasi Australia tenor 10 tahun bertahan di sekitar 5,4%, dekat level tertinggi sejak 2011, seiring tingginya yield UST dan kekhawatiran inflasi energi yang masih menopang ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas